logo alinea.id logo alinea.id

Alasan menggunakan layanan kudo

Beragam alasan orang menggunakan platform Kudo, platform yang menghubungkan konsumen dengan kios. Sebagian besar beralasan lantaran harga yang lebih murah.

Fultri Sri Ratu Handayani
Fultri Sri Ratu Handayani Selasa, 23 Jul 2019 16:12 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2019/07/23/731/731" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Kudo adalah kependekan dari Kios untuk Dagang Online. Platform ini dikembangkan bermula dari observasi terhadap warung dan pedagang tradisional yang belum tersentuh teknologi. Padahal, teknologi bisa membantu para pedagang konvensional untuk meningkatkan produktivitas dan menambah pendapatan mereka.

Melalui Kudo, toko kelontong yang semula menjual kebutuhan sehari-hari dapat juga berjualan pulsa, baju, kosmetik bahkan tiket pesawat berkat kemitraan mereka dengan berbagai platform e-commerce. Kudo, yang menyasar daerah di luar kota besar di Indonesia, juga memfasilitasi masyarakat yang belum bisa atau enggan berbelanja di platform e-commerce untuk berbelanja produk di sejumlah toko daring (online) melalui toko kelontong.

Kemasyhuran Kudo memikat Grab yang pada 2017 mengakuisisi Kudo. Salah satu bentuk kemitraan Grab dengan Kudo adalah agen akan mendapat kemudahan jika mendaftar sebagai pengemudi Grab. Agen juga dapat mendaftarkan orang lain untuk bergabung sebagai pengemudi Grab dan akan mendapat sejumlah keuntungan tambahan, misalnya mendapat tambahan saldo di dompet digital Ovo.

Ada beragam alasan orang menggunakan Kudo. Menurut Tenggara Strategics, mayoritas pengguna Kudo karena didorong oleh harga yang lebih murah (88%), disusul adanya diskon (75%), mendapatkan cash back (69%), dan terakhir ada poin tambahan dari OVO (42%).