logo alinea.id logo alinea.id

Asal pencari suaka dan pengungsi di Indonesia

Mayoritas pengungsi dan pencari suaka di Indonesia berasal dari Afganistan, Somalia, dan Myanmar.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 19 Jul 2019 14:25 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/doughnut/2019/07/19/683/683" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Perang saudara dan konflik di sejumlah negara membawa sebagian warganya meninggalkan tanah kelahiran mereka. Mereka kemudian menyebar ke penjuru dunia, terutama menuju negara yang menyediakan suaka, seperti Australia dan Malaysia. Indonesia yang berada di antara negara-negara tujuan pencari suaka terkena imbasnya.

Indonesia menjadi salah satu negara transit atau mukim sementara para pengungsi lintas negara tersebut, sebelum mereka sampai di negara tujuan. Mereka pada umumnya berasal dari Sudan, Myanmar,  Somalia, dan Afganistan. Negara-negara itu didera konflik dan perang berkepanjangan.

Menurut laporan tahunan Global Trens Komisi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), sekitar 70,8 juta orang mencari suaka pada tahun 2018, lebih banyak 2,3 juta dari 2017. Dari jumlah tersebut, sekitar 14.000 pengungsi terdaftar di Indonesia. 

Merujuk data UNHCR Indonesia, per Mei 2019, jumlah pengungsi dan pencari suaka di Indonesia sebanyak 13.997 orang. Mereka datang dari 43 negara. Mayoritas pengungsi dan pencari suaka di Indonesia berasal dari Afganistan, Somalia, dan Myanmar. Selain di Jakarta, mereka berpencar di Medan, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Makassar, dan Kupang.