logo alinea.id logo alinea.id

Impor gula Indonesia

Impor gula dari sisi nilai dan jumlah sempat turun pada tahun 2019.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Jumat, 03 Jul 2020 18:51 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2020/07/03/1495/1495" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Gula menjadi salah satu komoditas yang rutin diimpor oleh Indonesia. Begitu juga pada tahun 2020, Kementerian Perdagangan kembali memberikan ijin impor gula demi menstabilkan harga gula di tingkat konsumen. Harga gula melonjak cukup tinggi pada Februari sampai April kemarin.

April lalu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengakui harga gula pasir di pasaran masih mengalami kenaikan. Kenaikan ini terus berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang terus meluas di Indonesia.

“Saat ini hampir di seluruh daerah, harga gula pasir masih mengalami kenaikan hingga 47% dari HET (Harga Eceran Tertinggi) yaitu Rp12.500 per kilogram,” kata Agus dalam keterangan resmi Kementerian Perdagangan, Kamis, 9 April 2020.

Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga gula pasir lokal tertinggi dijual di Kalimantan Barat seharga Rp21.250/kg. Sementara, harga terendah dijual di Kepulauan Riau yaitu Rp14.450/kg. Sementara di ibukota DKI Jakarta, harga gula pasir dijual Rp18.047/kg.