logo alinea.id logo alinea.id

Investasi di Indonesia berdasarkan asal

Realisasi investasi tahun 2020 menurun karena pandemi.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Jumat, 23 Okt 2020 18:55 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/line/2020/10/23/1759/1759" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi yang masuk ke Indonesia hingga akhir kuartal-III 2020 mencapai Rp611,1 triliun. Total realisasi dari bulan Januari hingga September itu mencapai 74,8% dari target investasi sepanjang tahun yang mencapai Rp 817,2 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahdalia menjelaskan, nilai investasi pada periode Januari hingga September 2020 meningkat 1,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar Rp 601,3 triliun. "Masa kritis realisasi investasi kita di 2020 pada era pandemi Covid-19 itu sudah terlewatkan. Kritis kita itu di kuartal kedua dimana realisasi investasi kita hanya Rp 190 triliun," ujar Bahlil ketika memberikan keterangan pers secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Dia memaparkan investasi itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 309,9 triliun atau 50,7% dari total investasi. Realisasi PMDN tersebut tumbuh 9,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 283,5 triliun. Selanjutnya, Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 301,7 triliun atau 49,3% dari total investasi.

Namun demikian, realisasi PMA tersebut justru lebih rendah 5,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 317,8%.