logo alinea.id logo alinea.id

Jumlah jamaah haji Indonesia 2010-2020

Kuota haji tidak berubah empat tahun terakhir.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Jumat, 11 Jun 2021 07:01 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/06/11/2083/2083" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Ramadhan Harisman mengatakan tahapan pertama dari siklus penyelenggaran ibadah haji adalah Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) tentang haji. Salah satu butir pembahasan dari MoU tersebut adalah besaran kuota haji. 

"MoU tentang haji itu dilaksanakan antara Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dengan perwakilan dari misi misi haji seluruh dunia, kalau Indonesia diwakili oleh Menteri Agama Republik Indonesia," ujarnya dikutip dari situs Kementerian Agama.

Dia menambahkan besaran kuota haji Indonesia bisa diketahui setelah MoU. Adapun kuota haji untuk tahun 2021 sebesar 221.000 jamaah. Angka ini belum berubah sejak tahun 2017.

Ramadhan juga mengatakan kuota haji Indonesia terbagi 2. Pertama kuota untuk  jemaah dan kuota untuk petugas, kuota untuk jemah dibagi 2 yaitu jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus. 

"Sesuai Undang Undang Nomor 8 Tahun 2019, kuota haji khusus diatur dalam Undang Undang tersebut yaitu kuota haji khusus besar 8% dari kuota haji nasional, jadi kalau kita lihat kuota nasional  jemaah haji tahun 2020 kita sebesar 221.000 kalau dibagi delapan persennya untuk haji khusus yaitu berjumlah 17.680 untuk kuota haji khusus, dan kuota haji regulernya 203.320," ucapnya.