logo alinea.id logo alinea.id

Jumlah kasus positif Covid-19 pada anak (hingga 5 Januari 2021)

Anak usia 7-12 tahun atau setingkat sekolah dasar (SD) memiliki jumlah paling banyak dibandingkan anak usia lainnya. Jumlahnya, sebayak 17.815 atau setara 29,8%.

Fandy Hutari
Fandy Hutari Selasa, 30 Mar 2021 10:48 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/03/30/2007/2007" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Pada 7 Januari 2021 melalui siaran pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengumumkan, sebanyak 59.776 anak usia sekolah terinfeksi SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Sedangkan sebanyak 614.213 lainnya usia nonsekolah.

Anak usia 7-12 tahun atau setingkat sekolah dasar (SD) memiliki jumlah paling banyak dibandingkan anak usia lainnya. Jumlahnya, sebayak 17.815 atau setara 29,8%. Diikuti dengan anak usia 16-18 tahun atau setara SMA, sebanyak 13.854 anak atau setara 23,17%. Sementara yang terendah anak usia 0-2 tahun atau setara PAUD, yakni 8.292 anak atau setara 13,8%.

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 juga memaparkan, ada peningkatan kasus positif berdasarkan usia anak dari November-Desember 2020. Anak usia 3-6 tahun atau setara TK paling banyak peningkatannya, yakni sebesar 59,72%. Diikuti anak usia 0-2 tahun atau setara PAUD sebesar 57,83%, anak usia 7-12 tahun atau setara SD sebesar 50,06%, anak usia 16-18 tahun atau setara SMA 29,56%, dan anak usia 13-15 tahun atau setara SMP 17,73%.