logo alinea.id logo alinea.id

Jumlah ritel modern

Tiga jenis ritel moden mengalami pertumbuhan pesat sejak 2015

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Selasa, 24 Mar 2020 17:50 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2020/03/24/1199/1199" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Keberadaan toko toko ritel di Indonesia mengalami kenaikan jumlah dari waktu ke waktu. Sejak 2015, jumlah ritel yang terdiri dari toserba, pasar swalayan, maupun toko kelontong selalu naik setiap tahunnya.

Indomaret misalnya, rata-rata tumbuh 1.000 toko setiap tahunnya. Pesatnya pertambahan jumlah toko ini menyasar ke berbagai daerah. Namun, Marketing Director Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf seperti dikutip dari Antara menyatakan pasar ritel masih didominasi oleh pemain tradisional yakni 85%. Sementara sisanya berada di tangan ritel modern.

Sementara pesaingnya, Alfamart kini sudah mempunyai gerai hingga 15 ribu lebih. Termasuk di dalamnya ritel Alfamidi, Lawson, dan DanDan yang masuk dalam jaringan Alfamart.