logo alinea.id logo alinea.id

Jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang

Pengiriman sampah ke Bantar Gebang terus meningkat.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Selasa, 15 Jun 2021 06:20 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/06/15/2091/2091" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin memerinci, pada tahun 2014 jumlah sampah yang dikirimkan dari DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang
sebanyak 5.665 ton per hari. Lalu pada tahun 2015, jumlahnya meningkat sebanyak 6.419 ton per hari. Pada tahun 2016, sampah yang dikirimkan menjadi 6.562 ton perhari, pada 2017 sebanyak 6.875 ton per hari, pada 2018 sebanyak 7.453 ton per hari, pada 2019 sebanyak 7.702 ton perhari, dan pada 2020 sebanyak 7.424 ton per hari.

Dia menambahkan sampah yang dikirim ke lokasi tersebut didominasi sisa makanan dengan persentase 53%, plastik sebanyak 9%, reside sebanyak 8%, kertas sebanyak 7%, dan lain-lain.

"Sejatinya sampah rumah tanggga juga bisa didaur ulang, seperti sampah kompos, untuk nantinya mampu mengurangi volume sampah yang dihasilkan secara keseluruhan di Jakarta," ucap Syaripudin seperti dikutip dari Antara, Minggu (21/3/2021).