logo alinea.id logo alinea.id

Kasus kekerasan terhadap perempuan (16 Maret-16 April 2020)

Dari 97 kasus, jumlah yang paling besar dilaporkan adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yaitu 33 kasus.

Fandy Hutari
Fandy Hutari Jumat, 22 Mei 2020 16:36 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2020/05/22/1401/1401" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Pada 16 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak fisik guna mengatasi penularan SARS-CoV-2 penyebab Coronavirus disease (Covid-19). Anjuran untuk bekerja dan belajar dari rumah pun disampaikan.

Namun, kebijakan ini ternyata tak selalu "akrab" dengan kaum perempuan. Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) pada 16 Maret-16 April 2020 menerima 97 pengaduan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Dari 97 kasus, jumlah yang paling besar dilaporkan adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yaitu 33 kasus. Disusul kekerasan berbasis gender online (KBGO) sebesar 30 kasus.