logo alinea.id logo alinea.id

Komposisi reksa dana per jenis Juni 2020 (Sumber: OJK)

Reksa dana terproteksi tercatat memiliki komposisi terbesar.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Rabu, 08 Jul 2020 19:57 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/pie/2020/07/08/1505/1505" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat reksa dana yang mendominasi sebagai pilihan instrumen investasi adalah jenis reksa dana terproteksi. Reksa dana jenis ini dikenal sebagai instrumen investasi yang akan memproteksi 100% pokok investasi investor pada saat jatuh tempo. 

OJK menaparkan reksa dana ini memiliki jangka waktu investasi yang telah ditentukan sebelumnya oleh Manajer Investasi, namun dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa jaminan adanya proteksi akan pokok investasi. Pada bulan Juni, reksa dana terproteksi nilainya mencapai Rp147,99 triliun atau 30,67% dari total reksa dana di Indonesia.

Posisi kedua ditempati reksa dana pendapatan tetap dengan nilai Rp112,73 triliun atau 23,36%. Reksa dana Pendapatan Tetap adalah jenis reksadana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada surat utang (obligasi). 

Di posisi ketiga, ditempati reksa dana saham dengan nilai Rp102,78 triliun atau 21,30%. Reksa dana saham menempatkan investasi ke pembelian saham – saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Hasil keuntungan diperoleh dari kenaikkan harga saham yang dibeli di bursa.  Sebaiknya, intrumen reksa dana saham diambil untuk investasi jangka panjang mengingat pasar saham yang cenderung fluktuatif.