logo alinea.id logo alinea.id

Laba bersih emiten-emiten telekomunikasi

Laba terbesar dikantongi PT Telkomsel Tbk.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Senin, 01 Jun 2020 16:51 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2020/06/01/1421/1421" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan pendapatan Rp 135,57 trilliun sepanjang 2019. Jumlah ini naik 3,7% dibanding pendapatan tahun 2018 yang sebesar Rp 130,78 triliun.

Emiten berkode saham TLKM ini turut mencatatkan peningkatan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar 9,5% year on year (yoy) menjadi Rp 64,83 triliun. Laba bersih TLKM juga naik 3,5% yoy menjadi Rp 18,66 triliun.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengakui kontributor utama pertumbuhan ini adalah bisnis digital Telkomsel dan IndiHome yang meningkat signifikan. Pendapatan bisnis digital Telkomsel tercatat naik 23,1% yoy menjadi Rp 58,24 triliun,  berkebalikan dengan pendapatan telepon yang turun 16,8% yoy ke Rp 27,98 triliun dan pendapatan Short Messaging Services (SMS) yang merosot 23,1% yoy menjadi Rp 7,06 triliun.

Provider lainnya, PT XL Axiata Tbk juga mencatat peningkatan laba. Terlebih pada kuartal I 2020 yang bersamaan dengan adanya pandemi Covid-19. Peningkatan trafik mendorong kenaikan pendapatan perusahaan secara quarter over quarter (q-o-q) dari Rp6,42 triliun pada kuartal IV 2019 menjadi Rp6,50 triliun pada kuartal I 2020 atau naik 1,25%. Bahkan, pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) mengalami kenaikan dari Rp2,61 triliun menjadi Rp3,18 triliun atau naik 22,09% pada periode yang sama atau masa awal Coronavirus terdeteksi di Tanah Air.