logo alinea.id logo alinea.id

Luas areal perkebunan sawit

Luas areal sawit makin meningkat dari tahun ke tahun.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Jumat, 10 Sep 2021 08:26 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/09/10/2199/2199" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Sawit Watch dalam situsnya Sawitwatch.or.id menyebut luas perkebunan sawit di Indonesia saat ini sudah mencapai 22,2 juta hektare (Sawit Watch, 2018). Sebanyak 30% dimiliki oleh petani.  Industri perkebunan sawit pun saat ini memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional.

Tercatat, ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) mencapai 12% dari ekspor nasional dengan total produksi hingga 31 juta ton pada 2016 silam. Kontribusi tersebut menyumbang US$17,8 miliar atau senilai Rp231,4 triliun kepada negara.

Di dalam negeri, penggunaan bahan bakar biosolar yang bersumber dari minyak sawit juga semakin gencar digalakkan oleh pemerintah Indonesia. Keuntungan ini membuat pemerintah menargetkan produksi CPO mencapai 40 juta ton per tahun pada 2020 mendatang.

Walau dianggap kontributif, perkebunan sawit di Indonesia menciptakan banyak persoalan di lapangan, mulai dari kerusakan lingkungan, konflik agraria, kondisi buruh yang terabaikan, hingga ancaman ketersediaan pangan. Sawit Watch (2016) mencatat bahwa terdapat 782 komunitas yang berkonflik dengan perkebunan sawit skala besar.