logo alinea.id logo alinea.id

Metode pembayaran yang digunakan dalam e-commerce 2019

Usaha e-commerce di Indonesia lebih banyak menggunakan cash on delivery (COD).

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Sabtu, 05 Jun 2021 16:41 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/06/05/2075/2075" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Usaha e-commerce di Indonesia lebih banyak menggunakan cash on delivery (COD), di mana pembeli bisa membayar secara tunai saat pesanan tiba di tempat tujuan. Pembayaran dilakukan kepada kurir yang mengantarkan barang ke rumah pembeli, kantor, atau ke tempat lain yang diinginkan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan lebih dari separuh usaha e-commerce menggunakan metode pembayaran COD. Sekitar sepertiga usaha e-commerce dengan jumlah tenaga kerja 100 orang dan lebih, paling sering menggunakan metode ini dibandingkan metode pembayaran yang lain.

Metode pembayaran yang paling sering digunakan berikutnya adalah dengan transfer bank, baik melalui anjungan tunai mandiri (ATM), internet banking, maupun mobile banking, yaitu sebesar 21,20%. Lebih dari separuh usaha e-commerce dengan jumlah tenaga kerja 100 orang dan lebih, paling sering menggunakan metode ini. 

Di sisi lain, pembayaran dengan e-wallet (Ovo, Dana, GoPay, LinkAja, Kredivo, AkuLaku, PayLater, dan sebagainya) serta kartu (debit, kredit, atau kartu uang elektronik) hanya memperoleh porsi masing-masing sebanyak 4,67% dan 1,06% sebagai metode pembayaran yang paling sering digunakan.