logo alinea.id logo alinea.id

Pekerjaan yang dilakoni anak-anak sepanjang 2020

Jenis pekerjaan berbeda antara di perkotaan dan pedesaan.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Jumat, 07 Mei 2021 09:05 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/05/07/2053/2053" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan hasil pengawasan pekerja anak tahun 2020 di 9 Provinsi, 20 Kota/Kab. Ketua KPAI, Dr. Susanto, MA menyatakan situasi pekerja anak dalam 5 tahun terakhir belum menunjukkan penurunan signifikan.

Angka eksploitasi dan  Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada anak dalam data di KPAI menunjukan data dinamis mencapai 2.474 kasus sejak tahun 2011 sd 2020.

Memasuki tahun 2020, persoalan pekerja anak semakin kompleks manakala wabah pandemi covid-19 berdampak signifikan terhadap ekonomi dan social. Terutama bagi mereka yang rentan secara ekonomi. Hal ini menimbulkan dampak domino pada pekerja anak dan keluarganya.

Beragam kebijakan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 salah satunya menuntut anak-anak belajar dari rumah (BDR). Namun di sisi lain kondisi tersebut dimanfaatkan oleh keluarga menjadi peluang anak dapat dipekerjakan untuk menambah penghasilan keluarga.