logo alinea.id logo alinea.id

Pendapatan usaha BUMN Karya

Pendapatan usaha BUMN karya terus tumbuh. Namun, pertumbuhan tidak terjadi pada semua BUMN karya.

Fultri Sri Ratu Handayani
Fultri Sri Ratu Handayani Kamis, 22 Agst 2019 17:36 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2019/08/22/829/829" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Pendapatan usaha perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi terus tumbuh. Secara keseluruhan, total pendapatan empat BUMN karya, yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), naik.

Akan tetapi, jika dilihat per emiten, pertumbuhan pendapatan usaha tertinggi hanya diraih oleh Waskita Karya. Pendapatan usaha emiten berkode WSKT itu naik dari Rp14,7 triliun pada semester I 2010 menjadi Rp 22,8 triliun pada semester I 2018. 

Kenaikan serupa terjadi pada Wijaya Karya dan Adhi Karya, meskipun pertumbuhannya tidak setinggi Waskita Karya. Sebaliknya, Pembangunan Perumahan justru membukukan pendapatan usaha yang menurun.