logo alinea.id logo alinea.id

Penjualan ritel  modern Indonesia

Sejak 2015 ritel modern mencatat penjualan yang selalu meningkat dari tahun ke tahun

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Selasa, 24 Mar 2020 17:29 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2020/03/24/1197/1197" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Omzet ritel modern di Tanah Air terlihat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Laju pertumbuhan ritel modern masih dalam kurva positif. Kini, ritel modern juga mulai bertransformasi ke dalam jaringan daring (online). Hal ini tak lepas dari upaya untuk mempertahankan bisnis di era digital.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Roy Mandey menyatakan setidaknya ada 95% anggota Aprindo yang mentransformasikan bisnisnya ke online. Saat ini, Aprindo beranggotakan sekitar 600 ritel dengan 40.000 toko fisik. Menurutnya, langkah ini membuat toko ritel modern tak hanya bergantung pada toko fisik tetapi juga online store. 

Sementara, 5% anggota Aprindo masih tetap bertahan dengan bisnis konvensionalnya. Roy menyebutkan mereka masih optimistis dengan kondisi bisnis offline hingga saat ini. Dia mengakui pergeseran pola bisnis dari offline ke online ini tak lepas dari tuntutan konsumen. Tak hanya milenial, kalangan baby boomer yang lahir di rentang tahun 1946 hingga 1964 juga menginginkan adanya transformasi bisnis tersebut.