logo alinea.id logo alinea.id

Pergerakan penumpang dan kargo 2020

Pergerakan (traffic) angkutan udara menurun drastis gara-gara pandemi Covid-19.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Rabu, 09 Jun 2021 12:59 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/06/09/2081/2081" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Angkasa Pura mencatat kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak akhir kuartal-I 2020 telah berdampak pada pergerakan angkutan udara. Hal ini terlihat dari turunnya pergerakan jumlah penumpang maupun pesawat pada tahun 2020. Namun, pergerakan kargo relatif lebih baik dibanding penumpang. Kondisi angkutan udara juga mengalami perbaikan pada akhir 2020.

Trafik penumpang di 15 bandara Angkasa Pura Airports pada Desember 2020 mengalami pertumbuhan 11% dari 2.801.046 pergerakan penumpang pada November 2020 menjadi 3.109.587 pergerakan penumpang pada Desember 2020.

Pertumbuhan juga terjadi pada trafik pesawat yaitu 17,6%, dari 33.875 pergerakan pesawat pada November 2020 menjadi 39.857 pergerakan pesawat pada Desember 2020. Begitu juga dengan trafik kargo yang tumbuh 15,8% dari 38.345.305 kilogram pada November 2020 menjadi 44.419.756 kg pada Desember 2020.

"Tren pertumbuhan trafik penumpang pesawat udara konsisten terjadi sejak tengah 2020. Bahkan pertumbuhan tetap terjadi pada Desember 2020 di mana terdapat kebijakan pengetatan syarat melakukan perjalanan udara," ujar Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi dikutip dari situs Angkasa Pura.