logo alinea.id logo alinea.id

Perkembangan produksi padi (GKG/Gabah Kering Giling)

Produksi padi 2020 naik tipis dibandingkan produksi tahun 2019.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Rabu, 24 Mar 2021 13:45 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/line/2021/03/24/1999/1999" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka tetap produksi padi di Indonesia sepanjang 2020 sebesar 54,65 juta ton gabah kering giling (GKG). Jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 45,17 ribu ton atau 0,08% dibandingkan 2019 yang sebesar 54,60 juta ton GKG.

Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 sebesar 31,33 juta ton, naik sebanyak 21,46 ribu ton atau 0,07% dibandingkan 2019 yang sebesar 31,31 juta ton.

Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan sebaran daerah sentra produksi beras masih dominan di beberapa provinsi di Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. BPS mencatat kinerja produksi padi relatif terjaga sepanjang 2020 ini, dan yang perlu menjadi perhatian adalah variasi produksi antar provinsi dan kabupaten/kota. 

Suhariyanto menambahkan potensi produksi beras pada Januari–April 2021 diperkirakan mencapai 14,54 juta ton beras atau mengalami kenaikan sebesar 3,08 juta ton (26,84%) dibandingkan dengan produksi beras pada periode yang sama tahun lalu sebesar 11,46 juta ton.

Adapun potensi luas panen padi pada subround Januari–April 2021 tersebut mencapai 4,86 juta hektar atau mengalami kenaikan sekitar 1,02 juta hektar (26,53%) dibandingkan subround Januari– April 2020 yang sebesar 3,84 juta hektar.

 

BPS BPS