logo alinea.id logo alinea.id

Pertumbuhan PDB subsektor penyediaan makan dan minum

Sektor Akomodasi dan Makan Minum tumbuh negatif di masa pandemi.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Rabu, 16 Sep 2020 18:44 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/line/2020/09/16/1667/1667" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 dibandingkan triwulan II-2019 mengalami kontraksi sebesar 5,32% (year on year). Tercatat, dari sisi produksi, lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami kontraksi pertumbuhan tertinggi yakni 29,22%.

Setelah itu, sektor usaha Akomodasi dan Makan Minum mengalami kontraksi terbesar kedua yakni 22,31%. Pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama. Adanya penutupan tempat pariwisata, hiburan, dan restoran membuat sektor Akomodasi dan Makan Minum terpuruk sepanjang triwulan kedua 2020.

Kala pandemi, ditutupnya tempat-tempat rekreasi dan hiburan berimbas kepada sepinya pengunjung hotel dan restoran di hampir seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, ada pula perubahan pola konsumsi masyarakat, memasak dan makan di rumah menjadi lebih populer. Padahal, selama ini sektor Akomodasi dan Makan Minum selalu tumbuh positif di Indonesia.