logo alinea.id logo alinea.id

Pertumbuhan penjualan ritel Indonesia selama pandemi

Penjualan ritel membaik saat bulan Ramadan 2021.

Qonita Azzahra
Qonita Azzahra Senin, 07 Jun 2021 15:08 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/vertikalbar/2021/06/07/2077/2077" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Sejak Januari 2020, sektor ritel mengalami penurunan penjualan. Ini terlihat dari data penjualan yang minus. Kondisi ini diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang masuk ke Tanah Air sejak awal Maret 2020. Penjualan ritel terus tercatat minus sepanjang pandemi.

Namun, sektor ritel modern mendapatkan harapan setelah mencatatkan pertumbuhan penjualan selama Ramadan dan Lebaran tahun ini. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebutkan angka indikatif asosiasi menunjukkan kenaikan penjualan mencapai 30% dibandingkan dengan Ramadan dan Lebaran tahun lalu.

“Indikasi kami lihat ada peningkatan signifikan. Kami perkirakan naik di kisaran 25 sampai 30%,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey, Minggu (16/5/2021). Roy mengatakan bahwa sumbangan kenaikan paling besar berasal dari aksi belanja sebelum Lebaran.

Tren belanja mulai terlihat pada pekan terakhir April ketika tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara mulai disalurkan dan dilanjutkan sampai H-7 Lebaran ketika sektor swasta mulai mencairkan THR.