logo alinea.id logo alinea.id

Pertumbuhan subsektor holtikultura

Pada kuartal-II 2020 subsektor holtikultura tumbuh tipis.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Selasa, 22 Sep 2020 05:51 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2020/09/22/1677/1677" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Di tengah kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,32% pada kuartal-II 2020, sektor pertanian tetap tumbuh positif sebesar 16,24% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini tumbuh 2,19% secara year on year (yoy). Pertumbuhan itu memberi harapan di tengah terpuruknya sektor-sektor lain akibat tekanan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Salah satu pendorong pertumbuhan sektor pertanian adalah tanaman pangan yang tumbuh berkat pergeseran musim tanam. Hal ini mengakibatkan puncak panen padi terjadi pada kuartal-II 2020. Sayangnya, khusus subsektor holtikultura hanya mengalami pertumbuhan tipis pada kuartal II-2020 yakni 0,86%. Angka ini turun dibanding pertumbuhan pada kuartal-I 2020 sebesar 2,55% dan kuartal-IV 2019 sebesar 4,92%.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan pentingnya mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian sektor pertanian di kuartal-III 2020. Dia mengharapkan sektor tanaman pangan penguatannya akan terus konsisten pada kuartal-III. Selain sektor tanaman pangan yang didorong kuat pada kuartal-III, sektor hortikultura juga didorong untuk terus tumbuh.

"Di kuartal-III saya berharap yang akan dominan bermain atau bermain utama adalah hortikultura dan kuartal-IV adalah perternakan kami persiapkan," kata Syahrul dalam diskusi virtual pada Minggu, 9 Agustus 2020.

BPS BPS