logo alinea.id logo alinea.id

Total produksi kopi di Indonesia dari 2009 sampai 2018

Produksi kopi Indonesia selain fluktuatif juga ada kecenderungan terus menurun dari tahun ke tahun.

Fultri Sri Ratu Handayani
Fultri Sri Ratu Handayani Kamis, 25 Jul 2019 16:40 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/horizontalbar/2019/07/25/759/759" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Indonesia merupakan salah satu negara eksportir kopi besar di dunia. Berdasarkan data yang dirilis oleh International Coffee Organization (ICO) pada 2018, Indonesia menempati posisi empat dari lima negara eksportir kopi terbesar di dunia. Nomor pertama diduduki Brazil, disusul Vietnam, dan Kolumbia. Ethiopia ada di nomor lima.

Kopi Indonesia yang memiliki cita rasa luar biasa dari sekian banyak jenis kopi. Kopi di Indonesia memiliki berbagai jenisnya seperti kopi robusta, Arabika, Gayo, dan berbagai jenis kopi lainnya.

Produksi kopi Indonesia amat fluktuatif. Pada tahun tertentu naik, namun pada tahun yang lain menurun. Selama sepuluh tahun terakhir (2009-2018), ada kecenderungan produksi kopi terus menurun.

Dalam periode itu, produksi terendah terjadi pada tahun 2011 dengan produksi 6.889 ribu kemasan 60 kg atau 413.340 ton. Setahun berikutnya, produksi melonjak tinggi, hampir dua kali lipat, mencapai 13.070 ribu kemasan 60 kg atau 784.200 ton. Pada tahun-tahun berikutnya produksi kopi terus menurun.