logo alinea.id logo alinea.id

Tren kejahatan di era pandemi Covid-19 (periode 6 Maret-17 April)

Jumlah kejahatan konvensional cenderung naik selama masa pandemi Covid-19.

Sabtu, 23 Mei 2020 12:49 WIB
logo alinea
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="heightclass" frameborder="0" id="embed-responsive-item" scrolling="No" src="https://data.alinea.id/pie/2020/05/23/1407/1407" width="100%"></iframe></div>
Berhasil Dicopy

Meskipun secara umum jumlah kasus-kasus gangguan keamanan dan ketertiban (kamtibmas) naik, jumlah kejahatan cenderung menurun jika dibandingkan dari bulan ke bulan. Pada Februari, Polri mencatat jumlah kejahatan sebanyak 22.561 di seluruh Indonesia. 

Pada Maret, tercatat hanya ada 19.133 kasus kejahatan. Angkanya turun lagi secara signifikan pada April. Pada bulan itu, Polri hanya mencatat ada sebanyak 15.339 kejahatan. Hingga pekan ketiga Mei, Polri mencatat ada 10.443 kasus kejahatan.

Data Polri menunjukkan kejahatan konvensional yang paling ditangani Polri terjadi pada Februari atau sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan di berbagai daerah, yakni sebanyak 17.940. Jika dirinci, jenis kejahatan narkotika mendominasi di empat bulan terakhir.